Rabu, 18 Agustus 2010

RANGKUMAN

RangKumaN

a. Intranet
Melibatkan jaringan LAN dan webserver yang terpasang pada jaringan LAN tersebut. Web server digunakan untuk melayani permintaan pengguna internal.
Suatu organisasi untuk menampilkan data dan gambar. Internet ini mempunyai sifat tertutup yang berarti pengguna dari luar tidak dapat mengaksesnya.

b. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda, keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang sering kali tidak compatible dan berbeda. Biasanya untuk hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan baik perangkat keras maupun lunaknya.
Ketika sebuah peusahaan berkembang menjadi beberapa lokasi maka masing-masing lokasi mengembangkan jaringan lokalnya.

c. Wide Area Network
Terdapat begitu banyak pilihan yang tersedia untuk mengimplementasikan WAN yang bisa dibedakan berdasarkan tekhnologi, kecepatan dan biaya yang dibutuhkan.
Sebuah WAN menggunakan jalur data untuk membawa data menuju internet dan menghubungkan lokasi-lokasi perusahaan yang terpisah.
Perangkat pada pelanggan disebut CPE ( Customer Premises Ekuipment). Kabel tembaga, serat optic yang digunakan untuk menghubungkan CPE ke central Provider terdekat, media ini disebut Local Loop.
Perangkat yang meletakkan data ke local loop disebut DCE ( Data Circuit Terminating Equipment). Perangkat pelanggan yang melewatkan data ke DCE disebut dengan DTE (Data Terminal Equipment).
Jalur WAN menyediakan berbagai macam kecepatan data yang diukur dalam satuan Kilobyte Persecon (Kbps).

d. Perangkat WAN
WAN menghubungkan beberapa LAN melalui jalur komunikasi dari service provider. Karena jalur komunikasi tidak bisa langsung dimasukkan ke LAN maka diperlukan beberapa perangkat interface. Perangkat-perangkat tersebut antara lain :
1. Router
2. CSU/DSU
3. Modem
4. Communication Server

(a) Standar WAN
WAN menggunakan OSI layer tetapi hanya focus di layer 1 dan 2. Standar WAN pada umumnya menggambarkan baik metode pengiriman layer 1 dan kebutuhan layer 2 termasuk alamat fisik, aliran data dan enkapsulasi.
Protocol layer 1 menjelaskan bagaimana menyediakan secara elektris, mekanis, operasi dan fungsi koneksi yang disediakan oleh service provider. Beberapa standar fisik dan konektrnya :
EIA/TIA-232 , EIA/TIA-449/530 , EIA/TIA-612/613 , V.35 , X.21


1. Dasar-Dasar Routing
b. Routing langsung dan tidak langsung
c. Jenis konfigurasi routing
Konfigurasi routing secara umum terdiri dari 3 macam yaitu:
a. Minimal routing
b. Static routing
c. Dynamic routing
d. Routing Protocol
Routing protocol adalah aksi pengiriman-pengiriman paket data berdasarkan tebel routing tadi.
Routing protocol dibagi 2 :
1. Interior Routing Protocol
2. Exterior Routing Protocol

e. ARP
Proses ARP :
1. Host mengirim paket ARP request dengan alamat broadcast Ethernet.
2. Datagram IP yang dikirim dimasukkan ke dalam antrian.
3. Paket ARP respon diterima host dan host mengisi table ARP dengan entri baru.
4. Datagram IP yang terletak dalam antrian diberi header Ethernet.
5. Host mengirimkan frame Ethernet ke jaringan.

5. Enkapsulasi HDIC (High-level Data Link Control)
Pada umumnya, komunikasi serial berdasarkan protocol character oriental.

6. Enkapsulasi PPP (Point to point protocol)
PPP menggunakan arsitektur berlapis. Arsitektur berlapis adalah model logic, desain atau cetak biru dengan membantu komunikasi diantara lapisan puterkoneksi.

0 komentar:

Posting Komentar